Awal buzz Email foremania forefuse

ajaib ..

Arrrggh, TELKOM with its CDMA services showed its dishonest. I’m aware about their credit bonus for each refill, prior their network migration to 800mhz frequency from last month. Memang ajaib ..

Ok, here’s the story; April lalu operator ini memberlakukan skema tarif dan utilisasi bonus yang diputarbalik. Dulunya bonus pulsa (telp ke pstn dan sesama flexi) dapat digunakan langsung saat itu juga, nah saat ini skema tersebut “dibalik” (bonus baru bisa digunakan setelah pulsa utama habis).

Whats the catch; Kalo dulu untuk tiap refill kita bisa tetap menambah pulsa utama dengan memanfaatkan bonus pulsa langsung sampai akhir bulan, kini kita diharuskan menghabiskan pulsa utama dulu baru bisa mengunakan bonus pulsa (yg habis di akhir bulan). So, whats this government owned telco’s company want are ..

anda berhak atas bonus setelah anda “cepat2″ habiskan pulsa utama dulu, bila habis segera refill lagi, dan habiskan kembali pulsa utama anda untuk memanfaatkan bonus yang baru ?@# ”

Halah, kreatifitas operator ini basi hanya untuk sekedar menambah pundi2 BUMN yang margin profit terus meningkat akhir2 ini.

Comments (7) | Tags: , , | 1 views

xDSL ..

Genap setahun menggunakan broadband Spe** dari Telk*, dan kebetulan jaringan broadband FO lama yang offline dirumah akan difungsikan kembali dengan Fast* dari First*. Kalo mau dihitung2 beda kecepatan basic sih gak jauh beda, namun speed dari SP** max. 512 kbps sementara Fast** morax. 3 mbps (at least lebih gede dr speed hsdpa yg ada di hp).

Mau mulai batasi pos pengeluaran yang gak perlu dan memiliki nilai variabel, q lebih milih fixed subscription, karena trend penggunaan tidak terbatas pada gede di volume saja, tapi di time yang digunakan. Jaga-jaga billing SP** yang tak terduga (walau sejauh ini masih terkendali), jadi untuk 15 hari kedepan q akan lihat kinerja dan stabil/tidak 2 jaringan ini dirumah. Dan pasti salah satunya harus di stop langganan-nya.

Hmm, kalo mau diinget-inget 7 tahun lalu akses cuma andalin modem 56k dan broadband hanya bisa ditemui di warnet2 yang masih sedikit sekali, home broadband mahal sekali. Semua berubah, grafik harga sudah pada titik “paritas” supply dan demand.

bUzz: Ada yang unik, layanan broadband NEC di Jepang sekitar US$ 50, bahkan mereka tawarin paket 3 bulan gratis broadband untuk tiap aplikasi baru dan mendapatkan akses dengan kecepatan hingga 7 mbps lho. Kebiasaan warga sana sebelum 3 bulan akses gratis mereka berakhir mereka akan putus kontrak dan buat aplikasi baru untuk 3 bulan gratis berikutnya 1 minggu setelah terminasi kontrak terakhir mereka. Akal-akalan ato memang cari celah ya ?!@ (sumber: dannychoo)

Comments (3) | Tags: , , , , | 1 views