<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bLog&#039;er ® &#187; tarif</title>
	<atom:link href="http://atrix.or.id/tag/tarif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://atrix.or.id</link>
	<description>quick notes &#38; what&#039;s scattering around my head</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 May 2010 09:45:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>ajaib ..</title>
		<link>http://atrix.or.id/2008/05/ajaib/</link>
		<comments>http://atrix.or.id/2008/05/ajaib/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 03:39:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atrix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[flexi]]></category>
		<category><![CDATA[tarif]]></category>
		<category><![CDATA[telkom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://atrix.or.id/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[Arrrggh, TELKOM with its CDMA services showed its dishonest. I&#8217;m aware about their credit bonus for each refill, prior their network migration to 800mhz frequency from last month. Memang ajaib .. Ok, here&#8217;s the story; April lalu operator ini memberlakukan skema tarif dan utilisasi bonus yang diputarbalik. Dulunya bonus pulsa (telp ke pstn dan sesama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Arrrggh, <span style="text-decoration: line-through;">TELKOM</span> with its <a href="http://www.telkomflexi.com" target="_blank">CDMA</a> services showed its dishonest. I&#8217;m aware about their credit bonus for each refill, prior their network migration to <strong>800mhz </strong>frequency from last month. Memang ajaib ..</p>
<p>Ok, here&#8217;s the story; <strong>April </strong>lalu operator ini memberlakukan skema tarif dan utilisasi bonus yang diputarbalik. Dulunya bonus pulsa (telp ke pstn dan sesama flexi) dapat digunakan langsung saat itu juga, nah saat ini skema tersebut &#8220;dibalik&#8221; (bonus baru bisa digunakan setelah pulsa utama habis).</p>
<p>Whats the catch; <strong>Kalo </strong>dulu untuk tiap <em>refill </em>kita bisa tetap menambah pulsa utama dengan memanfaatkan bonus pulsa langsung sampai akhir bulan, kini kita diharuskan menghabiskan pulsa utama dulu baru bisa mengunakan bonus pulsa (yg habis di akhir bulan). So, whats this government owned telco&#8217;s company want are ..</p>
<p>&#8221; <strong>anda </strong>berhak atas bonus setelah anda &#8220;cepat2&#8243; habiskan pulsa utama dulu, bila habis segera <em>refill </em>lagi, dan habiskan kembali pulsa utama anda untuk memanfaatkan bonus yang baru ?@# &#8221;</p>
<p>Halah, kreatifitas operator ini basi hanya untuk sekedar menambah pundi2 BUMN yang <em>margin profit</em> terus meningkat akhir2 ini.<br />
<h3>Lainnya</h3>
<ul class="related_post">
<li>February 27, 2008 &#8212; <a href="http://atrix.or.id/2008/02/listrik/" title="listrik ..">listrik .. (5)</a></li>
<li>February 8, 2008 &#8212; <a href="http://atrix.or.id/2008/02/aturan/" title="aturan ..">aturan .. (1)</a></li>
<li>January 14, 2008 &#8212; <a href="http://atrix.or.id/2008/01/xdsl/" title="xDSL ..">xDSL .. (3)</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://atrix.or.id/2008/05/ajaib/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>listrik ..</title>
		<link>http://atrix.or.id/2008/02/listrik/</link>
		<comments>http://atrix.or.id/2008/02/listrik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 14:44:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atrix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Economy]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[tarif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://atrix.or.id/2008/02/27/listrik/</guid>
		<description><![CDATA[Mulai tagihan Maret ntr PLN akan menerapkan PPN 10% mulai dari rumah dgn daya 1300VA, biasanya ini hanya dikenakan untuk pelanggan diatas 6000VA. Anehnya lagi ini dalih-dalih untuk mengurangi subsidi atas listrik rakyat, atau kasarnya tarif &#8220;naik&#8221; dengan pelan. Dan yang uniknya lagi, mereka bikin promo bagi rumah tangga yang mampu menghemat pemakaian listrik bulanan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mulai tagihan Maret ntr PLN akan menerapkan PPN 10% mulai dari rumah dgn daya <strong>1300</strong>VA, biasanya ini hanya dikenakan untuk pelanggan diatas 6000VA. Anehnya lagi ini dalih-dalih untuk mengurangi subsidi atas listrik rakyat, atau kasarnya tarif &#8220;naik&#8221; dengan pelan. Dan yang uniknya lagi, mereka bikin promo bagi rumah tangga yang mampu menghemat pemakaian listrik bulanan <strong>&lt;80%</strong> dari rata2 nasional (per kelompok daya) akan diberi diskon, bila <strong>&gt;80%</strong> dari rata2 nasionl akan kena disinsentif . Nah lho akal-akalan apa lagi ini?</p>
<p><span id="more-166"></span><strong>Simulasi </strong></p>
<p>Sebagai gambaran aja, q bayar bill PLN rumah selama ini selalu ketat baik<br />
timing bayar dan detil billing. Jadi ambil contoh rumah q dgn daya <strong>2200</strong>VA:</p>
<p>- Untuk qt pelanggan dalam printout bill, pemakaian di plot dalam blok2 kwH, bertahap mulai dari blok 1 (20kwh), blok 2 (40kwh) dan blok 3 (extended).</p>
<p>- Tarif per kwH 2008 ini blm berubah, kasarnya kalo q hitung <strong>blok 1</strong> (Rp.<br />
390/kwH), <strong>blok 2</strong> (Rp. 445/kwH) dan <strong>blok 3</strong> (Rp. 495/kwH).</p>
<p>- Rata-rata di rumah q aja blok 1 dan 2 pasti terpakai, otomatis q masuk ke blok 3 (extended).</p>
<p>Nah, singkatnya begini mengenai pemakaian riil ditempat q.</p>
<p>1. Kalo orang rumah lg pada sibuk diluar semua, otomatis listrik lebih irit,<br />
<strong>blok 3 </strong>sendiri sekitar <strong>50-100</strong>kwH (i.e: blok 3 udah kena 50kwH x Rp. 495 = Rp. 24,750)</p>
<p>2. Kalo rumah lagi rame, liburan ato ada tamu/keluarga <strong>blok 3</strong> sendiri bisa <strong>200-300</strong>kwH (i.e: blok 3 udah kena 200kwH x Rp. 495 = Rp. 99,000)</p>
<p>3. Ini belum ditambah biaya &#8220;lain2&#8243; yang disertai PLN spt invoice fee, pajak penerangan jalan dan PPN 10% (nantinya).</p>
<p>Jadi kalo q disuruh hemat <strong>&lt;80%</strong> dari rata2 nasional (per kelompok daya) untuk q yang pake  daya 2200VA, rata2 pemakaian nasional untuk kelompok daya R1-TR (2200VA) adalah 354kwH (jadi 80% nya = 283kwH).</p>
<p>Itu berarti dalam pemakaian normal <strong>blok 1</strong> (20kwH) <strong>+  blok 2</strong> (40kwH) aja udah <strong>60</strong>kwH listrik terpakai. Jadi sisanya <strong>223</strong>kwH itu yang mau diirit2 biar gak kena disinsentif ?@#. Waduh ..</p>
<p><strong>Pajak</strong></p>
<p>Dengan perluasan scope aplikasi PPN 10% atas layanan ini, maka DIRJEN pajak &#8220;secara tidak langsung&#8221; ketiban pemasukan &#8220;tak diminta&#8221; Rp. <strong>1,5</strong> triliun lho. Wah, bakal dikemanain yah duit ini ? Gimana nantinya penggunaan dana yg masuk ? Apakah DIRJEN pajak viable dan transparan atas flow dana nantinya? Apakah BPK cukup response untuk monitor &#8220;kemungkinan&#8221; peyalahgunaan dana ini?</p>
<p>Tahu aja fasilitas publik dan layanan umum di negeri ini gak pernah kelar2, kata &#8220;nya&#8221; akan didanai dari uang penerimaan pajak, tapi sedikit yang berjalan, bahkan banyak jalan ditempat. Jadi katakan &#8220;basi&#8221; untuk slogan, &#8220;<em>gak punya <strike>npwp</strike>, apa kata dunia?</em>&#8220;. Emangnya <strike>npwp</strike> jaminan dunia (negara) ini lebih optimal perbaiki layanan ke rakyat?</p>
<p><strong>bUzz</strong>: kenapa tarif harus naik, karena harus kurangi subsidi. apa gak ad cara lain? ada, komponen lain harus di &#8220;akali&#8221;. kalau bisa dipersulit kenapa harus dipermudah? iya khan</p>
<p>- insentif = <strong>20</strong>% dari (batas max. pakai &#8211; total pakai) x tarif /kwH <strong>blok 3</strong>)<br />
- disinsetif = <strong>160</strong>% dari (total pakai &#8211; batas max. pakai) x tarif /kwH <strong>blok 3</strong>)</p>
<p><strong>trivia</strong>: emang pln pake energi apa aja? <strong>batubara </strong>(yup, dan terkendala soal<br />
shipping gara2 cuaca jelek, plus polusinya pasti), tenaga <strong>uap </strong>(belum semua<br />
siap, toh sebagian masih harus beli dari swasta), <strong>air </strong>(banyak, tp kalo kemarau ya kembali defisit), <strong>diesel </strong>(ada, tapi kembali fuel reserve terbatas, plus harga bahan bakar yang fluktuatif di pasar, hari ini aja harga <strong>crude </strong>udah US$ <strong>101</strong>/barrel) dan nuklir (belum ada, tp bayangin leak reaktor <strong>Chernobyl</strong> di Soviet dulu jadi serem).<br />
<h3>Lainnya</h3>
<ul class="related_post">
<li>June 28, 2008 &#8212; <a href="http://atrix.or.id/2008/06/week/" title="week ..">week .. (10)</a></li>
<li>May 6, 2008 &#8212; <a href="http://atrix.or.id/2008/05/ajaib/" title="ajaib ..">ajaib .. (7)</a></li>
<li>April 18, 2008 &#8212; <a href="http://atrix.or.id/2008/04/calpis/" title="calpis ..">calpis .. (2)</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://atrix.or.id/2008/02/listrik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>aturan ..</title>
		<link>http://atrix.or.id/2008/02/aturan/</link>
		<comments>http://atrix.or.id/2008/02/aturan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 13:26:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atrix</dc:creator>
				<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[tarif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://atrix.or.id/2008/02/08/aturan/</guid>
		<description><![CDATA[Kembali BRTI akan menyeleraskan price range biaya komunikasi pelanggan baik selular maupun tetap (FWA). baik itu untuk interkoneksi panggilan telepon antar terminal maupun pesan singkat (SMS). Bagus, dalam hal regulasi berlaku untuk semua operator. Bagus, dalam arti ada transparansi dan informasi yang jelas bagi qt pelanggan mengenai tarif yang dipatok provider telepon yang kita gunakan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kembali BRTI akan <a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/01/tgl/17/time/162031/idnews/880475/idkanal/328" target="_blank">menyeleraskan</a> price range biaya komunikasi pelanggan baik selular maupun tetap (FWA). baik itu untuk interkoneksi panggilan telepon antar terminal maupun pesan singkat (SMS).</p>
<p>Bagus, dalam hal regulasi berlaku untuk semua operator. Bagus, dalam arti ada transparansi dan informasi yang jelas bagi qt pelanggan mengenai tarif yang dipatok provider telepon yang kita gunakan. Baik, dalam hal ini memberi edukasi bagi qt mengenai <a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/12/tgl/12/time/164549/idnews/866050/idkanal/399" target="_blank">formulasi</a> pentarifan, biaya (umum) apa saja yang disertakan.</p>
<p><span id="more-181"></span><strong>Tarif</strong></p>
<p>Kita menjadi buta dengan pentarifan berbagai layanan komunikasi dan data yang bila mau di nilai cukup mahal untuk rara-rata masyarakat Indonesia. Kita terkadang suka lupa, telah dijejali iklan formulasi tarif yang beragam yang 1 dan lainnya saling menindas, saling klaim paling murah, namun pada akhirnya jika dihitung apa yang kita bayar tidak lah jauh berbeda (bahkan lebih mahal)</p>
<p><strong>QOS</strong></p>
<p>Aturan &#8220;pengukuran kualitas layanan&#8221; atau <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Quality_of_service" target="_blank">QOS</a> menjadi hal yang patut diusung, karena ini akan sangat membantu konsumen. Yang pasti penyedia jasa komunikasi  wanti-wanti jangan sampai kejadian, kalau perlu mati-matian menghindari pemberlakuan aturan ini. Mereka lebih peduli menjejali qt dengan fasilitas dan harga fantastis, dengan mengesampingan variabel ini.</p>
<p>Bagi operator, &#8221; <strong>charge any confirmed services, heck with what they experience</strong> &#8220;, secara implisit itulah yang ada dibenak operator komunikasi akhir-akhir ini, walaupun tidak semua menerapkan ini. Sedikit, q jamin tiap operator punya &#8220;policy&#8221; ini.</p>
<p><strong>SMS</strong></p>
<p>Jadi inget pertama kali mulai pakai selular pertengahan 1999 saat awal kuliah, dipake buat kerja, hingga kini pengalaman pake beda operator pernah q coba, dan tetep tidak 1 pun memiliki transparansi dalam konsep pentarifan.</p>
<p>Inget jaman dulu untuk mengirimkan sebuah pesan singkat saja terdapat queue <strike>time</strike>, dan tarif pun tidak pernah turun dari dulu. Masa 8 tahun berlangganan tarif ini tidak turun-turun, kapan nyampe nya BEP perusahaan ini untuk pesan singkat, kenapa kita dijejali tarif &#8220;gila&#8221; selama ini ?!@#</p>
<p>Jaman dulu q irit2 sms hanya untuk yang pentig mengingat tarif &#8220;gila&#8221; per sms yang bisa digunakan &#8221; reserve &#8221; untuk telepon interlokal ke ortu atau temen saat perlu. Tentu mau tak mau saat itu harus ke wartel kalo ingin hemat.</p>
<p>Dan setahun  terakhir ini dengan gencar-nya promosi tiap operator banyak sms gratis q yang nganggur, toh skrg q lebih manfaatin pulsa untuk komunikasi data wireless ketimbang pesan singkat yang gak perlu.</p>
<p><strong>bUzz</strong>: ini merupakan rangkuman pendapat pribadi, dan q tidak terkait dengan 1 ataupun lebih badan maupun lembaga yang terkait dalam tulisan ini baik secara langsung/tidak langsung.<br />
<h3>Lainnya</h3>
<ul class="related_post">
<li>February 2, 2010 &#8212; <a href="http://atrix.or.id/2010/02/deliver/" title="deliver ..">deliver .. (4)</a></li>
<li>May 12, 2008 &#8212; <a href="http://atrix.or.id/2008/05/harga/" title="harga ..">harga .. (3)</a></li>
<li>May 6, 2008 &#8212; <a href="http://atrix.or.id/2008/05/ajaib/" title="ajaib ..">ajaib .. (7)</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://atrix.or.id/2008/02/aturan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
