drama ..

Jadi bulan Juni ini adalah hal yang bisa dikira dan sedikit menyeramkan. Dari kerjaan yang nemplok di akhir bulan hingga jadwal yang saling berhimpitan di momen bersamaan. Wanti-wanti gak kenapa-kenapa cuma diawal sudah ingatkan diri insiden kecil bisa terjadi.

Just trying keeping my best dan menyiapkan sistem kerja sebaiknya, termasuk support buat anak-anak di kantor. Dan buat saya, berusaha jaga fisik, makan benar, istirahat cukup dan nambah multivitamin. Mengingat histori kesehatan terdahulu yang mungkin kambuh (asma).

They shouldn’t sell flight slot if there is nowhere they gonna comply to Time and Plane to serve. Don’t sell flight slot either at 7 am or 4 pm if you gonna gather them all at 1 flight slot at 12 pm. This is just like scheme to make they have many Flight slot, but neither of it as real as promised. Eventually the actual flight slot available for the day is just 12 pm. Pretty mislead and Marketing gimmick by air freight JT

Lain hal disini, lain hal kejadian aktual. Kali ini cuma mau ngeluh 1 soal yang mungkin di post terdahulu pernah saya bahas soal “JT”. Ya anda tahu lah siapa, saya reservasi untuk penerbangan transit di tengah perjalan pulang pergi dinas Medan untuk mampir sehari ke tempat orang tua di Pekanbaru. Rate reasonable untuk penerbangan 1 jam 5 menit KNO-PKU ya si singa terbang ini, sekaligus manfaatin poin travel saya di salah satu agen tiket cukup membantu memotong harga.

Awalnya sih sudah tahu ini akan gambling, mengingat track record maskapai ini yang naudzubilah. Dan beneran kejadian deh, hal yang memaksa saya harus cari penginapan murah dekat bandara untuk semalam.

Dari reservasi untuk tanggal 28 Juni jam 16.40 seenaknya di majukan ke jam 12.40, meradang lah saya. Gimana caranya jadwal seenak nya diubah 20 jam sebelum ETD. Meeting saya jam 10.00 baru mulai, karena belum tahu tipikal orang medan meeting akan on track mulai dan selesai dalam 2 jam, saya harus jumatan dan sekarang di paksa bolos ibadah dan ngejar ke bandara yang lewat darat butuh 2 jam (di siang hari) dari kota ke bandara. Bahkan Railink ARS yang klaim 30 menit sekalipun tetap akan memaksa saya harus berlari-lari dengan backpack gunung dan koper kecil antara moda transport, pake pantofel lagi.

Akhirnya ditengah meeting tanggal 26 lalu saya jadi sedikit geram, dan paralel kontak cs agen tiket dan cs “JT”. Mengomel lah mengenai geser-geser jadwal penerbangan, dan mereka minta maaf dan menawarkan pindah jadwal tanpa biaya, karena saya memilih menolak jadwal yg mereka majukan. Lalu digeser ke esokan harinya tanggal 29 Juni jam 7.50. Baiklah saya sedikit sabar dengan solusi mereka, dan ini memaksa saya cari penginapan yang terdekat dengan bandara.

Nah udah lah minta bantu istri cari penginapan karena konsentrasi mulai kepecah yang sedang meeting waktu itu, nyambi mentor tim kerja lapangan via WhatsApp yang juga lagi meeting dengan sistem, dan harus tangani ulah si “singa terbang” ini. Untuk tanggal 26 drama nya cukup sampai disini.

Nah tanggal 27 juga ditengah persiapan meeting, dapat kabar buruk lagi dari “singa terbang” mereka batalkan juga penerbangan pagi tanggal 29 Juni yang telah mereka geser di tanggal 28 Juni sebanyak 2 kali (ke siang dan ke tanggal 29). Nah ditanggal 29 dibatalkan yang pagi pindah ke siang jam 12.40. Karena isi kepala dah numpuk, saya telepon cs “JT”, bilang ke mereka “apa jaminan jadwal gak berubah, lagi”. Ketakutan saya adalah saya punya penerbang balik QG ke Jakarta tanggal 30 Juni siang, kalo mereka pindah kan lagi ke esokan hari tanggal 30 Juni lagi ini sama aja bohong. KNO-PKU hanya untuk mendarat di Sultan Syarif Kasim pindah maskapai untuk langsung berangkat ke Jakarta PKU-CGK. Ini kan jadi runyam dan konyol.

Saya sampai cerita ke istri, dah 2 lebaran gak shalat Ied dengan orangtua, sekedar mampir sehari aja silaturahmi dengan orangtua di Pekanbaru aja rasanya dipersulit. Karena belum dapat waktu dimana saya bisa ijin bawa istri dan anak ke kampung halaman, setidaknya saat ini saya sendiri, sebagai anak tahu diri untuk mampir ketemu orang tua, selagi jarak masih dekat dari Medan.

Tidak tahu ada drama apa lagi hari ini di bandara. Subhanallah.