ini dan itu ..

Jadi sekitar sebulan lalu saya membuka rekening baru di kota ini atas nama pribadi, ini sekaligus untuk memisahkan rekening transaksi non-personal saya dengan rekening backup saya. Jadi mulailah proses pada bank ” ini ” sebuah BUMN Tbk. Saya memilih tipe kartu debit standar karena jarang digunakan, dan setelah dijanjikan seminggu (bulan lalu) hingga hari ini tepatnya sebulan 2 hari kartu masih nihil, dengan alasan kesalahan pada vendor kartu yang di #Jakarta. Sementara nasabah senasib lainnnya yang pre-order kartu ini terkendala sebulan, ditambah belum bisa aktivasi i-Banking untuk rekening ini tanpa ada nya kartu tersebut.

Menggelikan memang CS ber janji saat kartu datang akan dikabari via telepon, bahkan CS berkilah masalah di vendor kartu adanya kendala di bahan baku sepertinya. Saya nyeletuk balik, ” lha bukan nya bahan kartu nya sama aja, apa beda Gold ama Silver? Cuma beda di biaya administrasi kan? ” Si mas CS nya senyum-senyum kecut gitu .. No offense, Hihi

Dan kebetulan hari ini saya sekalian mau cek apakah kartu dari bank ” itu ” bisa diambil dan proses i-Banking nya bisa segera diproses. Saya mampir dulu pagi nya ke bank Swasta Tbk. di sebelahnya untuk buka rekening baru juga untuk keperluan transaksi non-personal. Mengingat pengalaman aktivasi, linkage dan bla bla di bank sebelah saya putuskan kartu yang instan dan minta i-Banking saya diaktifkan beserta alat PIN/Key nya sekaligus. Dan yup dalam 2 jam semua nya saya dapatkan (walau harus pindah ke KCP di jalan Nangka untuk request alat Pin/Key untuk i-Banking karena stok di KCU abis). Wah koq bisa cepet? Ya walaupun variabel ” jenis kartu ” yang saya gunakan beda, tapi perbedaan S.O.P dan sistem ini membuktikan mana yang lebih cepat memberikan hasil.

Menurut anda, seberapa nyaman urusan di bank ? Seberapa transparan mereka berbagi informasi proses yang jadi hak nasabah ?