real thing (1) ..

Rabu pagi itu cukup mendung untuk menyambung musim hujan yang tak kunjung reda, hari mendekati tengah hari saat q menyempatkan diri mampir ke plasa TEL** siang itu. Urusan refund deposit dan tutup account broadband q di TEL** akhirnya kelar juga. Semoga tidak ada masalah lagi.

Hari itu q juga singgah ke beberapa tempat untuk urusan lain hinggga menjelang sore aku melangkahkan kaki mengejar mikrolet yang memang kutunggu untuk membawa ku ke stasiun senen.

2-3 tahun terakhir tidak ada yang berubah dengan stasiun ini, sapaan abang2 penjual buku dan rentetan buku2 asing, best seller second dan majalah2 langka yang bisa ditemui bila sedikit “berani” untuk melongok lebih dalam kepasar terminal ini.

Kunaiki bis metro ini dan hari terasa kelam mendekati malam saat bis ini mulai beranjak dari tempatnya singgah. Seperti biasa q prefer duduk paling belakang deket pintu, dan kencengnya bis mini ini melaju, angin mulai menerpa muka.

Sesaat q melihat pinggiran petak komplek stasiun KA ternyata telah bersih dari PKL .. I’d notified that just by seeing newly paint brick fences remain still, where no PKL stall exist anymore there.

cont’d (2) ..