July 28, 2007 at 7:07 am · Filed under Media, Thought
Feeds sent to me today, just want to share few of this Hadith (Volume 9, Book 89, Number 251)
” I heard Abi Amr ‘Ash-Shaibani saying, “The owner of this house.” he pointed to ‘Abdullah’s house, “said, ‘I asked the Prophet ‘Which deed is loved most by Allah?”
He replied, ‘To offer prayers at their early (very first) stated times.’ ” ‘Abdullah asked, “What is the next (in goodness)?”
The Prophet said, “To be good and dutiful to one’s parents,” ‘Abdullah asked, “What is the next (in goodness)?”
The Prophet said, To participate in Jihad for Allah’s Cause.” ‘Abdullah added, “The Prophet narrated to me these three things, and if I had asked more, he would have told me more.” (Al-Walid bin ‘Aizar)
July 24, 2007 at 2:03 am · Filed under Economy, Media
Selain bollywood, banyak hal mengenai India yang luput dari perhatian umum. Menurut q ad 2 hal menarik ttg India, selain fakta mereka merupakan negara dengan kepadatan penduduk yang tinggi, terdapat kemauan yang tinggi untuk maju. Kalo mau dibilang, sungai Ganges dan jalanan Mumbai menjadi karakteristik unik yang gak jauh bedanya dengan Ciliwung dan daerah Kota (Jakarta).
1. 10 tahun kedepan, India maupun Indonesia punya masalah listrik yg kritis. Tau hebatnya India, mereka sudah punya reaktor nuklir sejak tahun 1960an dengan teknologi sendiri tanpa teknologi luar, negara kita ingin ikut2an bangun reaktor? ooops, hati2 lho!! Tau kah apa yang India punya kini, itulah yang ingin dibangun di Iran (solely for energy purpose). Jadi kenapa barat pada ketakutan, bukan kah AS sendiri punya 10,860 hulu ledak nuklir tersimpan yang gak jelas buat apa.
2. Di India ada namanya projek Butterflies, dimana anak2 dibimbing untuk melatih diri, bertindak sebagai mana orang dewasa bekerja (bukan child-labor). Bagian besar dari anak2 ini bahkan diposisikan menjadi teller di bank anak2, melakukan transaksi, kliring, simpanan nasabah, dll. Bahkan ada anak2 ini yang jadi manajer bank anak2. Dari satu sisi kita pasti menganggap ini bentuk child-labor yang lain, tapi kalo melihat dari apa yang diperoleh ini lebih cenderung mempersiapkan anak2 untuk aktif, tanggung-jawab dalam dunia nyata. Bahkan ada seorang anak dlm proyek ini pernah bekerja dibagian dapur di hotel berbintang di Mumbai, dan kini dia bisa punya usaha kuliner sendiri dan bersama yang lain memberi makanan untuk anak2 terlantar di sekitar.
trivia: tau kah, di Jepang ada semacam summer camp yang memiliki filosofi hampir sama dengan projek Butterflies di India ini (walaupun hanya simulasi sehari, respon anak2 Jepang ini luar biasa). jadi camp ini dinamakan Kids city, dimana semua aktifitas, petugas, layanan dilakukan oleh anak. jadi wkt itu bisa lihat anak2 jd teller bank, petugas lalu lintas, jd petugas CS perusahaan telekomunikasi, dan banyak lagi. hihi .. lucu jg liat mereka beraksi.
July 20, 2007 at 9:13 pm · Filed under Media, Network
Hmm, recently monitor my near-expire managed domain (especially .id domain). I do follow up it’s renewal progress, in assist from friend in jkt. And, an hour ago I’ve just receive their reply on my extension-renewal payment confirmation email, which they always pop-up these remarks.
” Terima kasih atas konfirmasinya ke rekening a/n PANDI dan kami telah menerima pembayaran domain dari Bapak/Ibu untuk periode 1 tahun ke depan. Status domain Bapak/Ibu, akan ter up date secara otomatis setelah bukti pembayaran kami terima. Kami akan upayakan menyelesaikan proses ini dalam beberapa hari, mohon maaf kalau agak terlambat. Sementara ini nama domain Bapak/Ibu dapat terus dipakai. Terima kasih untuk menggunakan .id ”
What i think, they need more than just resources, their lack coordination, management to handle thousand accounts is merely from accepted. But i do acknowledge their willingness to assist us here, and i do appreciate every effort they does. So, lets see next week, does PANDI have what it takes (not too rely on their stated 2 month lag session) to go further and quick !!
Landed on home country, back to uncertain, ending up my “round-a-round” for another spin and back to old routines. it’s been a pleasent journey last few week and it gave me “at least” a bit of hope, and willingness to go further beyond “waiting” ?!@
Kembali ke kota yang panas ini, ditambah musim kemarau disini lebih dulu 2 bulan ketimbang disana. Well, mom akhir2 ini kembali kurang fit fisiknya dan beberapa kali sudah monitor dan cek up ke rumah sakit, seingat q terakhir mom kemo* beberapa bulan lalu, dan sekarang masih treatment dengan obat prescription dokter. Untung ada adek q ifadh di pku yg bisa nyetir dan bantu mom sepulang dia sekolah, tp mengingat persiapan bokap mau pensiun butuh assistance tambahan, adek q mia sudah menyusul senin kemaren. Dad akhir2 ini jg lagi padet ama kerja jelang pensiun.
So my queued progress here, downgrade all my over-joy living hype, leave these stagnant typical of job desk and start think-do what plausible, which include “ingatan akhir” project. At the most, treating ur parents with good faith, it’s all i pursue from now on (more effort). They’re all i got, since i had no idea whether these capitalists ideology built co’s i recently join thought anything within corridor of “basic human ideology, respect and manners” ?!@
Iseng2 ada talk host baru radio nich, pengen denger gimana acara radio disini. Ilangin sedikit khawatir setelah kemaren kena imbas gempa di Nii-gata sekitar jam 10.13 pagi walaupun cm kerasa 3SR di Yebisu Garden Place sini. Tapi dengan gedung2 tinggi disekitar, kl lg sial korban bisa ampe ratusan. Kembali, jadi walaupun radio ini pake bahasa yang asing buat g, bela2in .. padahal cm buat dgr suaranya doank.
It’s Masami new program title “Undecidedness (Temporary)” which aired since April 8, 2007. A radio program currently introduced by Channel 2. It’s called that title cause Masami want the listener to suggest the title for her, as the show continue many suggestion coming .. creative ?#@
It is already a serious program, broadcast from 10:00 on Sunday night. Here is latest aired show @broadcast: 2007/07/15.