andai .. if ..

Kesederhanaan, intelejensia, keyakinan, motivasi, senyuman, prinsip dan tekad. Aku ingat tiap ucapan, tawa, canda dan keluhnya .. andai bila .. detik itu .. bahkan tiba .. suatu waktu. Banyak hal yang akan kuingat mengenai dirinya, sampai saat ia jatuh-bangun aku berusaha mendekatkan diri padanya. Betapa aku hargai kemandirian dan kemampuannya, betapa aku tunduk akan lirikan dan senyuman .. and finally my admiration for her being/was (at the earliest) to mecca than me (and how u came from a religious based family, which i adore .. as my family also does). Doa-ku .. nanti .. bila .. aku .. kamu .. keluarga .. suatu saat ..

Kutanamkan di dalamnya mutiara, hingga tiba saatnya ia dapat menyinari tanpa mentari dan berjalan di malam hari tanpa rembulan. Karena kedua matanya ibarat sihir dan keningnya laksana pedang buatan India milik Allah setiap bulu mata, leher dan kulit yang indah mempesona. ” (Aidh Al-Qami)